CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN VOLUME KUBUS DAN BALOK
1. Sebuah kubus mempunyai panjang sisi 6 cm. Tentukan volume kubus tersebut.
Jawab
S = 6
V = s x s x s
V = 6 x 6 x 6
V = 216 cm3.
Jadi, volume kubus tersebut adalah 216 cm3
2. Ani membawa kado ulang tahun untuk Winda. Kado tersebut berbentuk kubus. Panjang rusuk kado tersebut adalah 22 cm. Hitunglah volume kado tersebut.
Jawab
S = 22
V = s x s x s
V = 22 x 22 x 22
V = 10.648 cm3.
Jadi, volume kado tersebut adalah 10.648 cm3.
3. Bak mandi Arman berbentuk kubus. Bak tersebut berisi air sampai penuh. Air yang dimasukkan 216 liter. Tentukanlah panjang sisi bak mandi Arman tersebut.
Jawab
V = 216
V = s x s x s
216 = s3
S3 = 216
S = 6 dm
Catatan : 216 liter = 216 dm3.
Jadi, panjang sisi bak mandi Arman adalah 6 dm
4. Akuarium dirumah Risna berbentuk balok. Panjang 60 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. berapa cm3 kapasitas akuarium tersebut ???
Jawab
p = 60
l = 40
t = 50
V = p x l x t
V = 60 x 40 x 50
V = 120.000 cm3.
Jadi, volume akuarium tersebut adalah 120.000 cm3.
5. Volume sebuah wadah diketahui 480 liter. Jika panjang wadah tersebut 10 dm dan lebarnya 8 dm, hitunglah tinggi wadah tersebut.
Jawab
V = 480
p = 10
l = 8
V = p x l x t
480 = 10 x 8 x t
480 = 80 x t
80 x t = 480
t = 480 : 80
t = 6 dm.
jadi, tinggi wadah tersebut adalah 6 dm.
6. Sebuah kolam ikan dengan panjang 7 meter, lebar 6 meter, dana kedalamannya 60 cm. berapa literkah air pada kolam tersebut jika diisi penuh ?
Jawab
p = 7 m = 70 dm
l = 6 m = 60 dm
t = 60 cm = 6 dm
V = p x l x t
V = 70 x 60 x 6
V = 25.200 dm3
V = 25.200 liter.
Jadi, volume air yang dapat diisi secara penuh pada kolam ikan tersebut adalah 25.200 liter.
7. Volume balok 1.785 dm3. Luas alasnya 105 dm2. Tinggi balok tersebut adalah …?
Jawab
V = 1.785
L = 105
V = p x l x t
V = (p x l) x t
V = L x t
1.785 = 105 x t
105 x t = 1.785
t = 1.785 : 105
t = 17 dm
jadi, tinggi baloktersebut adalah 17 dm.
8. Volum sebuah balok adalah 15 kali volum kubus. Rusuk kubus 15 cm. volum balok tersebut adalah …???
Jawab
V kubus = s x s x s = 15 x 15 x 15 = 3.375 cm3
V balok = 15 x V kubus = 15 x 3.375 = 50.625 cm3.
Jadi, volume balok tersebut adalah 50.625 cm3.
9. Empat buah rusuk kubus panjangnya 56 cm. volum sebuah kubus adalah ???
Jawab
4 rusuk = 56 cm
1 rusuk = 56 : 4 = 14 cm7
V = s x s x s
V = 14 x 14 x 14
V = 2.744 cm3.
Jadi, volume sebuah kubus adalah 2.744 cm3.
10. Diketahui panjang sebuah balok adalah tiga kali lebarnya, lebar = 8 cm, dan tinggi 12 cm. berapakah volume balok tersebut ???
Jawab
p = 3 x l = 3 x 8 = 24
l = 8
t = 12
V = p x l x t
V = 24 x 8 x 12
Recent Blog post
Pengertian Tanam Paksa Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel), merupakan peraturan yang dikeluarkan Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830 yang mengharuskan setiap desa menyisihkan 20% tanahnya untuk ditanami komoditi yang laku dipasar ekspor, khususnya tebu, tarum (nila) dan kopi. Hasil tanaman ini nantinya harus dijual kepada pemerintah belanda dengan harga yang telah ditetapkan. Sedangkan Penduduk desa yang tidak punya tanah harus bekerja selama 75 hari setiap tahun (20% dari 365 Hari) pada perkebunan milik pemerintah belanda, hal tersebut menjadi semacam pengganti pajak bagi rakyat. Penduduk dipaksa bekerja di perkebunan milik pemerintah kolonial, sistem tanam paksa, akibat tanam paksa, dampak tanam paksa, isi tanam paksa, kebijakan tanam paksa Penduduk dipaksa bekerja di perkebunan milik pemerintah kolonial Namun pada kenyataannya peraturan Sistem Tanam Paksa (Tanam Paksa) bisa dikatakan tidak sesuai karena pada prakteknya seluruh wilayah pertanian wajib ditanami tanaman yang laku ekspor dan hasilnya diserahkan kepada pemerintahan Kolonial. Tanah yang digunakan untuk praktik Tanam Paksa pun masih dikenakan pajak (seharusnya bebas pajak). Sedang Warga yang tidak mempunyai lahan pertanian harus bekerja selama setahun penuh (seharusnya hanya 75 hari) di lahan pertanian Belanda. Sejarah dan Latar Belakang Tanam Paksa Pada tahun 1830 saat pemerintah belanda hampir bangkrut setelah terlibat Perang Diponegoro (1825-1830), kemudian Gubernur Jenderal Judo mendapat izin untuk menjalankan CultuurStelsel (sistem Tanam Paksa) dengan tujuan utama untuk menutup defisit anggaran pemerintah penjajahan dan mengisi kas pemerintahan jajahan yang saat itu kosong. Untuk menyelamatkan Negeri Belanda dari kebrangkrutan, kemudian Johanes van den Bosch diangkat sebagai gubernur jenderal di Indonesia dengan tugas pokok mencari dana semaksimal mungkin untuk mengisi kas negara yang kosong, membiayai perang serta membayar hutang. Untuk mnjalankan tugas yang berat tersebut, Gubernur Jenderal Van den Bosch mmfokuskan kebijaksanaannya pada peningkatan produksi tanaman ekspor. Awal adanya Sistem tanam paksa karena pemerintal kolonial beranggapan bahwa desa desa di Jawa berutang sewa tanah kepada pemerintah kolonial, yang seharusnya diperhitungkan (membayar) senilai 40% dari hasil panen utama desa.
Jumat 31 Januari 2020
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN VOLUME KUBUS DAN BALOK
1. Sebuah kubus mempunyai panjang sisi 6 cm. Tentukan volume kubus tersebut.
Jawab
S = 6
V = s x s x s
V = 6 x 6 x 6
V = 216 cm3.
Jadi, volume kubus tersebut adalah 216 cm3
2. Ani membawa kado ulang tahun untuk Winda. Kado tersebut berbentuk kubus. Panjang rusuk kado tersebut adalah 22 cm. Hitunglah volume kado tersebut.
Jawab
S = 22
V = s x s x s
V = 22 x 22 x 22
V = 10.648 cm3.
Jadi, volume kado tersebut adalah 10.648 cm3.
3. Bak mandi Arman berbentuk kubus. Bak tersebut berisi air sampai penuh. Air yang dimasukkan 216 liter. Tentukanlah panjang sisi bak mandi Arman tersebut.
Jawab
V = 216
V = s x s x s
216 = s3
S3 = 216
S = 6 dm
Catatan : 216 liter = 216 dm3.
Jadi, panjang sisi bak mandi Arman adalah 6 dm
4. Akuarium dirumah Risna berbentuk balok. Panjang 60 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. berapa cm3 kapasitas akuarium tersebut ???
Jawab
p = 60
l = 40
t = 50
V = p x l x t
V = 60 x 40 x 50
V = 120.000 cm3.
Jadi, volume akuarium tersebut adalah 120.000 cm3.
5. Volume sebuah wadah diketahui 480 liter. Jika panjang wadah tersebut 10 dm dan lebarnya 8 dm, hitunglah tinggi wadah tersebut.
Jawab
V = 480
p = 10
l = 8
V = p x l x t
480 = 10 x 8 x t
480 = 80 x t
80 x t = 480
t = 480 : 80
t = 6 dm.
jadi, tinggi wadah tersebut adalah 6 dm.
6. Sebuah kolam ikan dengan panjang 7 meter, lebar 6 meter, dana kedalamannya 60 cm. berapa literkah air pada kolam tersebut jika diisi penuh ???
Jawab
p = 7 m = 70 dm
l = 6 m = 60 dm
t = 60 cm = 6 dm
V = p x l x t
V = 70 x 60 x 6
V = 25.200 dm3
V = 25.200 liter.
Jadi, volume air yang dapat diisi secara penuh pada kolam ikan tersebut adalah 25.200 liter.
7. Volume balok 1.785 dm3. Luas alasnya 105 dm2. Tinggi balok tersebut adalah …?
Jawab
V = 1.785
L = 105
V = p x l x t
V = (p x l) x t
V = L x t
1.785 = 105 x t
105 x t = 1.785
t = 1.785 : 105
t = 17 dm
jadi, tinggi baloktersebut adalah 17 dm.
8. Volum sebuah balok adalah 15 kali volum kubus. Rusuk kubus 15 cm. volum balok tersebut adalah …???
Jawab
V kubus = s x s x s = 15 x 15 x 15 = 3.375 cm3
V balok = 15 x V kubus = 15 x 3.375 = 50.625 cm3.
Jadi, volume balok tersebut adalah 50.625 cm3.
9. Empat buah rusuk kubus panjangnya 56 cm. volum sebuah kubus adalah ???
Jawab
4 rusuk = 56 cm
1 rusuk = 56 : 4 = 14 cm
V = s x s x s
V = 14 x 14 x 14
V = 2.744 cm3.
Jadi, volume sebuah kubus adalah 2.744 cm3.
10. Diketahui panjang sebuah balok adalah tiga kali lebarnya, lebar = 8 cm, dan tinggi 12 cm. berapakah volume balok tersebut ???
Jawab
p = 3 x l = 3 x 8 = 24
l = 8
t = 12
V = p x l x t
V = 24 x 8 x 12
V = 2.304 cm3
Jadi, volume balok tersebut adalah 2.304 cm3.
di Januari 28, 2020 Tidak ada komentar: Link ke posting ini
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
Kamis,30 Januari 2020
Pengertian Tanam Paksa
Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel), merupakan peraturan yang dikeluarkan Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830 yang mengharuskan setiap desa menyisihkan 20% tanahnya untuk ditanami komoditi yang laku dipasar ekspor, khususnya tebu, tarum (nila) dan kopi. Hasil tanaman ini nantinya harus dijual kepada pemerintah belanda dengan harga yang telah ditetapkan. Sedangkan Penduduk desa yang tidak punya tanah harus bekerja selama 75 hari setiap tahun (20% dari 365 Hari) pada perkebunan milik pemerintah belanda, hal tersebut menjadi semacam pengganti pajak bagi rakyat.
Penduduk dipaksa bekerja di perkebunan milik pemerintah kolonial, sistem tanam paksa, akibat tanam paksa, dampak tanam paksa, isi tanam paksa, kebijakan tanam paksa
Penduduk dipaksa bekerja di perkebunan milik pemerintah kolonial
Namun pada kenyataannya peraturan Sistem Tanam Paksa (Tanam Paksa) bisa dikatakan tidak sesuai karena pada prakteknya seluruh wilayah pertanian wajib ditanami tanaman yang laku ekspor dan hasilnya diserahkan kepada pemerintahan Kolonial. Tanah yang digunakan untuk praktik Tanam Paksa pun masih dikenakan pajak (seharusnya bebas pajak). Sedang Warga yang tidak mempunyai lahan pertanian harus bekerja selama setahun penuh (seharusnya hanya 75 hari) di lahan pertanian Belanda.
Sejarah dan Latar Belakang Tanam Paksa
Pada tahun 1830 saat pemerintah belanda hampir bangkrut setelah terlibat Perang Diponegoro (1825-1830), kemudian Gubernur Jenderal Judo mendapat izin untuk menjalankan CultuurStelsel (sistem Tanam Paksa) dengan tujuan utama untuk menutup defisit anggaran pemerintah penjajahan dan mengisi kas pemerintahan jajahan yang saat itu kosong.
Untuk menyelamatkan Negeri Belanda dari kebrangkrutan, kemudian Johanes van den Bosch diangkat sebagai gubernur jenderal di Indonesia dengan tugas pokok mencari dana semaksimal mungkin untuk mengisi kas negara yang kosong, membiayai perang serta membayar hutang. Untuk mnjalankan tugas yang berat tersebut, Gubernur Jenderal Van den Bosch mmfokuskan kebijaksanaannya pada peningkatan produksi tanaman ekspor.
Awal adanya Sistem tanam paksa karena pemerintal kolonial beranggapan bahwa desa desa di Jawa berutang sewa tanah kepada pemerintah kolonial, yang seharusnya diperhitungkan (membayar) senilai 40% dari hasil panen utama desa.
Kamis,30 Januari 2020
Aktivitas Penduduk di Dataran Rendah
Tahukah kamu, dataran rendah di Indonesia merupakan dataran aluvial, lho! Apa sih, dataran aluvial itu? Dataran aluvial adalah dataran hasil endapan air. Oleh karena itu, tanahnya masuk dalam kategori yang subur untuk dimanfaatkan di bidang pertanian, perkebunan, pemukiman, bahkan untuk kegiatan industri.
Mengenal Aktivitas Penduduk di Dataran Rendah dan Pegunungan
Daerah pantai juga termasuk dataran rendah, lho. Di sana banyak penduduknya yang bermata pencaharian sebagai nelayan dan membudidayakan tambak. Hasil laut yang ditambak ternyata tidak cuma ikan, tetapi juga udang. Psst, di Pantai Timur Sumatera dan Pantai Utara Jawa ternyata banyak yang membudidayakan tambak udang. Selain itu, Lampung juga sudah memulai membangun tambak udang percontohan.
Mengenal Aktivitas Penduduk di Dataran Rendah dan Pegunungan
Aktivitas Tambak Udang di Lampung (Sumber: lampungprov.go.id)
Meskipun demikian, tidak semuanya daerah subur, lho. Ternyata, ada juga yang kondisinya kurang subur, misalnya daerah rawa-rawa yang bisa kita temukan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
Mengenal Aktivitas Penduduk di Dataran Rendah dan PegununganAktivitas Penduduk di Daerah Pegunungan
Squad, udara di daerah pegunungan tergolong sejuk, ya! Udara yang sejuk tersebut disebabkan oleh angin dari arah laut yang bergerak ke atas ketika sampai di daerah pegunungan. Selain itu, di daerah pegunungan juga sering terjadi hujan. Karena hujan sering turun, tanah yang ada di sekitarnya menjadi subur dan banyak mengandung humus. Karena kesuburan tanahnya itu, maka banyak penduduk di daerah pegunungan yang mencari nafkah di bidang pertanian dan perkebunan. Salah satu tanaman yang ditanam di daerah pegunungan adalah kina, kopi, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
Squad, selain di bidang pertanian dan perkebunan, daerah pegunungan juga bisa dimanfaatkan untuk penyaluran hasil hutan. Hal ini dikarenakan di daerah pegunungan biasanya juga terdapat hutan. Hasil hutan yang disalurkan antara lain kayu bakar, rotan, dan getah. Psst, tahukah kamu, daerah pegunungan juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan, lho. Barang tambang yang biasa ditemukan di daerah pegunungan antara lain nikel, biji besi, dan tembaga. Tetapi sayang sekali nih, Squad, masih banyak kegiatan pertambangan liar yang terjadi.
Mengenal Aktivitas Penduduk di Dataran Rendah dan Pegunungan
Rabu,29 Januari 2020
Aktivitas Penduduk di Dataran Rendah
Tahukah kamu, dataran rendah di Indonesia merupakan dataran aluvial, lho! Apa sih, dataran aluvial itu? Dataran aluvial adalah dataran hasil endapan air. Oleh karena itu, tanahnya masuk dalam kategori yang subur untuk dimanfaatkan di bidang pertanian, perkebunan, pemukiman, bahkan untuk kegiatan industri.

Daerah pantai juga termasuk dataran rendah, lho. Di sana banyak penduduknya yang bermata pencaharian sebagai nelayan dan membudidayakan tambak. Hasil laut yang ditambak ternyata tidak cuma ikan, tetapi juga udang. Psst, di Pantai Timur Sumatera dan Pantai Utara Jawa ternyata banyak yang membudidayakan tambak udang. Selain itu, Lampung juga sudah memulai membangun tambak udang percontohan.

Aktivitas Tambak Udang di Lampung (Sumber: lampungprov.go.id)
Meskipun demikian, tidak semuanya daerah subur, lho. Ternyata, ada juga yang kondisinya kurang subur, misalnya daerah rawa-rawa yang bisa kita temukan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
Aktivitas Penduduk di Daerah Pegunungan
Squad, udara di daerah pegunungan tergolong sejuk, ya! Udara yang sejuk tersebut disebabkan oleh angin dari arah laut yang bergerak ke atas ketika sampai di daerah pegunungan. Selain itu, di daerah pegunungan juga sering terjadi hujan. Karena hujan sering turun, tanah yang ada di sekitarnya menjadi subur dan banyak mengandung humus. Karena kesuburan tanahnya itu, maka banyak penduduk di daerah pegunungan yang mencari nafkah di bidang pertanian dan perkebunan. Salah satu tanaman yang ditanam di daerah pegunungan adalah kina, kopi, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
Squad, selain di bidang pertanian dan perkebunan, daerah pegunungan juga bisa dimanfaatkan untuk penyaluran hasil hutan. Hal ini dikarenakan di daerah pegunungan biasanya juga terdapat hutan. Hasil hutan yang disalurkan antara lain kayu bakar, rotan, dan getah. Psst, tahukah kamu, daerah pegunungan juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan, lho. Barang tambang yang biasa ditemukan di daerah pegunungan antara lain nikel, biji besi, dan tembaga. Tetapi sayang sekali nih, Squad, masih banyak kegiatan pertambangan liar yang terjadi.
Selasa,28Januari 2020
Hak Anak
Pengertian anak menurut UUD 35 Tahun 2014 adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun. Sementara hak dan kewajiban anak sebagaimana dijelaskan pada pasal 4 UUD Perlindungan anak ialah setiap anak berhak untuk dapat hidup tumbuh dan berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Menjamin terpenuhinya hak partisipasi anak akan berdampak positif terhadap tumbuh kembang anak.
Di Indonesia banyak kita temukan kasus-kasus pelanggaran terhadap hak-hak anak, hal ini terjadi salah satunya karena masih banyak yang belum memahami hak-hak anak yang harus kita penuhi. Kenyataannya anak-anak sebagaimana orang dewasa memiliki hak-hak yang harus dipenuhi dan dihormati. Media swasta maupun media Nasional serta yang sering kita jumpai dilapangan sudah cukup membuka mata kita untuk melihat begitu terabaikan hak anak yang ada di Indonesia.
Kita perlu ketahui bersama bahwa setiap anak itu mempunyai 4 hak dasar anak dan 31 hak wajib anak yang dimana seluruh warga Negara indonesia wajib untuk melaksanakan dan melindungi hak tersebut .
A. EMPAT HAK DASAR ANAK :
Hak untuk hidup
Yang termasuk dalam hak ini adalah mendapatkan pelayanan kesehatan, air bersih, tempat berteduh dan aman, serta berhak untuk memiliki nama dan kebangsaan.
Hak untuk berkembang
Hak untuk berkembang sesuai potensinya, berhak mendapatkan pendidikan, istirahat dan rekreasi, ikut serta dalam semua kegiatan kebudayaan.
Hak untuk mendapatkan perlindungan
Anak berhak dilindungi dari eksploitasi ekonomi dan seks, diskriminasi, kekerasan, bahkan penelantaraan (termasuk cacar fisik maupun mental, pengungsi, anak yatim pianti).
Hak untuk berpartisipasi
Hak untuk berpatisipasi di dalam keluarga, dalam kehidupan dan sosial, bebas mengutarakan pendapat, hak untuk mendapatkan informasi dan hak untuk didengar pandangan dan pendapatnya.
C. KEWAJIBAN ANAK
Anak memiliki kewajiban terhadap diri sendiri, antara lain:
Menjaga kebersihan diri
Menjaga kesehatan
Menuntut ilmu demi perkembangan dan kemajuan diri
Menjaga diri dari segala bentuk perbuatan yang asosial
Kewajiban terhadap orangtua/keluarga
Kewajiban anak terhadap orangtua/keluarga antara lain:
Menjaga hubungan berdasarkan pada nilai-nilai kesopanan
Menyayangi orangtua
Membangung komunikasi yang efektif dengan orangtua/keluarga
Kewajiban terhadap masyarakat
Kewajiban anak terhadap masyarakat antara lain :
Menjaga pergaulan sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku
Menolong mereka yang memerlukan
Menghargai setiap orang
Berinteraksi dengan masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.
D. HAK & KEWAJIBAN ORANGTUA TERHADAP ANAK
Orang tua memiliki hak juga atas anak-anak, antara lain :
Mengarahkan anak menuju pada tujuan hidupnya dengan baik dan benar
Mendapatkan penghargaan dan kasih sayang dari anak-anak dalam hubungan yang harmonis.
Sementara itu, kewajiban orangtua terhadap anak pada dasarnya adalah memenuhi hak-hak anak sebagaimana tertuang dalam peraturan perundang-undangan dan memberikan perlindungan dan cinta sebagaimana dibutuhkan oleh anak, sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.